Uncategorized

Silence , Bicara Lewat Suara Hati


Nah, satu lagi sebuah drama asia, yang bisa jadi inspirasi buat kita nih, saudara-saudara. Drama ini berjudul ‘Silence’. Sebenarnya, basic dari drama ini berasal dari taiwan, namun pemeran utama wanitanya adalah Park Eun Hye( dari korea). Sedangkan pemeran utamanya adalah Vick Zhou, artis yang terkenal jadi tokoh melankolis di Meteor Garden.

Cerita ini berawal dari kecelakaan yang menimpa Shen-shen (Park Eun Hye) yang menyebabkan suaranya hilang. Ia pun menjadi bisu. Ia pun menjadi sangat sedih, karena ia tak kan mampu bersuara lagi, tak mampu mengutarakan pendapat lagi. Lalu, ia mencoba menghibur diri dengan menulis sebuah surat yang ditujukan pada ‘Orang Planet Mars’, karena ia menganggap, orang bisu seperti dirinya hanya akan bisa berkomunikasi dengan makhluk asing. Dia yakin, surat ini juga tak akan pernah di balas.Itu semua hanya upaya dirinya untuk bangkit dari kesepian.

Namun, apa yang terjadi? Ternyata seseorang yang juga merasakan kesepian itu membalas surat darinya. lalu mereka bertemu dan saling bertukar bekal di loteng rumah sakit. Anak lelaki itu bernama Qi Wei Yi (Vick Zhou). Walaupun terkesan komunikasi satu arah, karena hanya Qi Wei Yi saja yang berbicara, tapi tetap saja mereka bisa menggunakan bahasa hati. Terkadang Wei Yi pun merasa tak adil karena hanya dia saja yang berbicara, akhirnya mereka menulis satu sama lain.

Di saat Shen-Shen benar-benar menemukan kehidupan baru bersama Wei Yi, ternyata ia harus mengalami kejadian pahit lagi. Ketika hendak mengantarkan bekal Shen-Shen ke Rumah Sakit, Ibunya mengalami kecelakaan dan pergi selama-lamanya. Hal ini sungguh membuat Shen-Shen rapuh, karena hanya Ibunya lah yang mampu mendengar suara hatinya. Kini, ia merasa benar-benar tidak memiliki siapapun. Di saat-saat kesepian inilah, Wei Yi berusaha membujuk Shen-Shen, bahwa ia tetap bisa berjumpa dengan ibunya, dengan menunjukkan kodebintang keberuntungan.Bintang ini tak akan memisahkan kita dengan orang-orang yang kita sayangi.begitulah dalam cerita.

Akhirnya, mereka sama-sama tersenyum dan kembali bermain bersama. Mereka kembali bercengkrama di sebuah pohon besar, sambil mendengarkan sebuah lagu yang berjudul ‘Try to Remember’

bersama, tertawa, bercanda,

Menyadari sebuah rasa yang hadir dalam hati masing-masing, Wei Yi pun mengutarakan perasaannya.

Hey, siapa namamu? Aku Qi Wei Yi

(diam)

Bagaimana caranya kita berkomunikasi bila aku tak tahu namamu??

(diam, kecewa)

Baiklah, tidak apa apa

(Hening)

Aku menyukaimu

(terkejut)

Apakah kau menyukaiku?

(semakin terkejut)

Kau tidak perlu menjawabnya saat ini. Jawab saja ketika usia kita sudah 25 tahun, bulan Desember. di tempat ini kita akan mengetahui jawabanmu. Bagaimana?

(tersenyum. mengangguk)

sampai pada akhirnya Wei Yi harus pindah ke luar negeri untuk meneruskan studinya. Sampai pindah pun Wei Yi tak menyadari bahwa Shen-Shen tak bisa bicara, sehingga ia hanya memberi nomor telepon nya. Sedangkan Shen-Shen hanya terpaku dan berpikir

Bagaimana bisa aku menelponnya???

—————————————————————————————————————————————————

12 tahun berlalu..

memasuki usia 25 tahun, Shen-Shen sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik dan riang. Dia tinggal bersama Paman dan Zhenju (anak pamannya). Mereka sudah bagaikan sebuah keluarga. Bagaimana dengan Qi Wei Yi? Dia pun juga tumbuh menjadi pemuda yang tampan, namun begitu angkuh dan dingin. Dia menjadi General Manajer di perusahaan ayahnya. Dia melakukan pemecatan massal terhadap karyawan-karyawan yang ia anggap tidak bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Salah satu yang dipecat adalah Paman Zhou (paman shen-shen). Hanya karena ia selalu datang tepat waktu, maka ia telah memotong waktu untuk mengisi absensi. tega sekali.

Namun, sebelum meninggalkan kantor, Paman Zhou berpesan kepada Wei Yi

Anak muda, ketika engkau merasa tidak memiliki kesempatan lagi, maka engkau akan begitu menyesal atas tindakanmu selama ini

Mengetahui Pamannya dipecat, Shen-shen sungguh tidak terima. Ia marah-marah dan membalas dendam pada Wei Yi dengan cara menuangkan sisa makanan ke mobil Wei Yi. Wei Yi pun marah dan segera mengajaknya ke suatu tempat. Ketika mereka saling berpandangan, tiba-tiba mereka saling teringat akan masa lalu, seperti pernah mengenal sebelumnya, dan memori itu semakin jelas ketika mata saling berpandangan. Namun, baik Shen-shen maupun Wei Yi segera menghapus memori itu dalam-dalam dan kembali melanjutkan permasalahan. Shen-shen pun di tinggal di sebuah bukit di mana ia harus berjalan jauh sampai ke rumah.

—————————————————————————————————————————————————-

Takdir demi takdir membuat Shen-Shen kembali dipertemukan dalam suasana yang lebih baik. Mereka bisa menjalin persahabatan, walaupun terkadang Shen-shen jengkel dengan sikap dingin Wei Yi. Sebenarnya, saat itu Wei Yi memang sudah dijodohkan oleh seorang reporter terkenal, Xiao Guang. Namun, entah mengapa, perasaan cinta justru muncul pada Shen-Shen.

Shen-shen yang paling rajin mengingatkannya untuk minum obat maag, dan selalu makan tepat waktu. Shen-shen pun merasakan hal yang sama. Namun, di sisi lain, dia merasa harus membalas budi Paman Zhou yang sudah membesarkannya dengan cara membalas perasaan anaknya.dilema

—————————————————————————————————————————————————-

Sampai tiba pada suatu masa, di mana Qi wei Yi divonis terkena kanker lambung stadium akhir, dan prediksi dokter, ia hanya memiliki waktu 3 bulan untuk bertahan hidup. Hancur, Rapuh, dan Menyesal. Ia jadi teringat kembali kata-kata Paman Zhou. . .

ketika engkau merasa tidak memiliki kesempatan lagi, maka engkau akan begitu menyesal

atas tindakanmu selama ini

Pada akhirnya, Wei Yi benar-benar menyesal. Selama 25 Tahun hidupnya, ia merasa bukan menjadi dirinya. benar bahwa ia hidup mewah, semua benda yang diinginkannya bisa dipenuhi hanya dalam beberapa saat. Namun, ia telah menjadi sosok yang bukan jati dirinya. Ia harus memenuhi tuntutan ayahnya dalam menghadapi kerasnya dunia bisnis. Sementara ia tidak dapat merasakan bagaimana kasih sayang itu, bagaimana kebersamaan itu, hingga bagaimana indahnya cinta itu, karena ia menghadapi kehidupannya hanya seorang diri..

Tak pernah menyangka bahwa umurnya hanya tinggal 3 bulan

Lalu , ia memutuskan untuk memanfaatkan 3 bulan sisa hidupnya, untuk menjadi pribadi yang ia inginkan. Ia berubah menjadi general manager yang sangat pengertian, berani turun ke jalan, membantu buruh-buruh mengangkut barang. Ia juga memutuskan untuk mengakhiri pertunangannya dengan Xiao Guang, karena semakin menundanya, akan semakin menyakiti Xiao Guang.

Ada satu hal juga, akhirnya ia harus melanggar janjinya bersama Shen shen (di masa kecil) untuk membuka surat itu. Dan ia begitu kaget ketika mengetahui, gadis yang selama ini ia tunggu dan ia cari adalah Shen-shen. Yang lebih mengharukan lagi, setiap tahun Shen-Shen selalu mengirim surat ke dalam kotak itu sebagai ungkapan rasa rindunya.Jujus nih, sempat menitikkan air mata.

Wei Yi membiarkan Shen-Shen untuk tidak tahu, lebih tepatnya membiarkan takdir yang membisikkan Shen-shen akan keajaiban ini. Dan ternyata benar, secara kebetulan, karena tunangan Wei Yi, Xiao Guang menegur Shen-Shen untuk tidak menemuiWEI YI.

WEI YI???

QI WEI YI?

jadi nama general manager adalah : Qi Wei Yi??

Akhirnya, semuanya terjawab sudah. Mereka kembali bersama dalam cinta. Mereka saling memahami satu sama lain. Wei Yi berusaha untuk belajar bahasa isyarat, sedangkan Shen-Shen juga selalu membuatkan makanan yang enak.  Mereka bersepeda, berfoto bersama. Menikmati hari demi hari kebersamaan yang mereka rindukan.

Namun,semakin mereka bersama, semakin Wei Yi sedih dan takut menghadapi kematian. Berbagai lika-liku kehidupan mencoba memisahkan mereka berdua, tetap saja mereka bertahan. Zhenju memutuskan mundur dari kisah asmara ini. Ia sadar, bahwa cinta itu tak mungkin dipaksakan. Ia sadar, memang Qi Wei Yi lah yang mengisi bagian relung hati Shen-Shen. pada akhirnya, Xiao Guang pun juga mengalah dan membiarkan Shen-Shen yang menemani detik demi detik Qi Wei Yi.


Bagaimana ending dari drama mellow ini?

Akhir yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Wei Yi pergi untuk selama-lamanya ketika ia berada di samping Shen-Shen, sambil mendengarkan lagu kesukaan mereka di masa kecil. Shen-shen berusaha ikhlas melepas kepergian Wei Yi, sambil tetap tersenyum dalam air matanya yang terus mengalir.

Hikmah yang bisa saya ambil dalam drama ini🙂

1. Allah menguji hambanya sesuai dengan kemampuan hambanya. Allah telah mengukur semua kejadian yang Ia berikan pada makhlukNya. Pada awalnya Shen-shen yang begitu putus asa, akhirnya bangkit, dan menguatkan diri untuk berani menghadapi tantangan hidu. Dengan segala kekurangannya, ia mampu bertahan. Lalu, mengapa kita yang diberi kesempurnaan fisik tidak bisa setegar Shen-shen?🙂

2. Kejujuran. Kita diberi anugerah berupa bibir dan pita suara untuk bicara. Namun seringkali kata-kata yang terucap adalah sebuah kepalsuan. Sampai kapan kita akan terjerumus dalam kebohongan? Bukti syukur bukan hanya sekadar mengucap alhamdulillaah, terimakasih ya Allaah, dan sebagainya. Namun, mari kita belajar bersama-sama mulai dari sekarang untuk selalu bicara jujur.

3. Kesetiaan. Selama 13 tahun kurang lebih, baik Shen-shen maupun Wei Yi sama-sama berusaha tidak melupakan janji mereka. Walaupun, godaan-godaan maupun jalan hidup yang memaksakan mereka untuk melepas perlahan-lahan, namun tetap saja janji itu melekat dalam hati masing-masing. Setia? Hm… sampai saat ini saya belum punya pasangan sih. Tapi bolehlah saya berdoa, semoga bisa diberi kesetiaan yang lebih kuat dari mereka🙂

4. Keikhlasan. Percayakah, ketika kita berada di posisi Xiao Guang, ataupun Zhenju, yang sama-sama tidak bisa mendapatkan seseorang yang mereka cintai. ini kayaknya inspiratif banget deh. Ngga selamanya tokoh utama selalu jadi bagian yang kita lalui. Kadangkala , mungkin kita juga harus mengalami kenyataan pahit bahwa orang yang kita sayangi, kita kagumi, ternyata bukanlah jodoh kita, bukan bidadara(i) yang diberikan Allah buat kita. percayalah, Allah memenuhi janjinya dalam Qs An-Nur 26, bahwa perempuan-perempuan yang baik akan memperoleh laki-laki yang baik pula🙂

Allah lebih mengetahui apa yang kita butuhkan, bukan hanya sekedar keinginan kita. Maka, jangan bersedih. Allah tentu menyiapkan sosok yang lebih baik untuk menggantikan bidadara(i) tersebut.🙂

5. Mencintai sesama. Bahasa verbal bukan menjadi satu-satunya cara untuk mengungkapkan perasaan dan berbagi. Ketika rasa itu memang sudah mendalam, bahasa hati pun muncul sebagai rangkaian kata demi kata yang akan kita pahami sebagai sahabat ataupun pasangan yang baik.🙂

6. Jalani hidupmu menjadi dirimu sendiri menuju kebaikan. Boleh jadi kita dikasih umur panjang, lalu membagi usia kita untuk menjadi jahat, kemudian berubah menjadi baik. Kenyataannya ngga bisa kan? Siapa yang tahu usia seseorang? Bisa saja setelah menulis dan membaca postingan ini nyawa kita diambil oleh-Nya. Semua bisa saja terjadi. Lalu, hidup ini adalah pilihan kita yang harus kita jalani, dalam rangka menebarkan kebaikan. Bukankah Allah juga mewajibkan kita untuk berlomba-lomba dalam kebaikan?🙂

Yah, demikianlah kira-kira cerita singkat mellowdrama SILENCE. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa edisi drama selanjutnya🙂




3 thoughts on “Silence , Bicara Lewat Suara Hati

  1. wwwwwwwwwwwaaaaaaaaaaaaaa……ternyata ada juga yang suka banget sama melowdrama ini yaaaa,,,,
    samaaa,,,,saya jugaaa…suka banget!!!

  2. Ya Allah bagus banget ini drama, favoritku dari dulu.. Dan drama ini ngajarin banyak hal.. Seandainya aja ada yg jual DVD atau VCDnya beserta terjemahannya, pasti udah aku beli.. Hhmmpph tapi susah nemu😦 download ngabisin pls😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s