Uncategorized

Tujuh Belas Mei Dua Ribu Sebelas

 

Kalau boleh aku mengingat setahun kemarin..

Yah, setahun yang penuh pengharapan..

Ketika menunggu sebuah pengumuman..

Pengumuman sebuah penerimaan mahasiswa baru..

SNMPTN Undangan..

Aku gagal..

Belum diterima..

Masih ingat dengan SMS kakakku,

“Anin ngga tahu harus bilang apa ke adek, Ma”

Malam itu sedih banget..

Seperti ngga ada harapan lagi untuk kesana..

Tapi, malam itu aku ingat, langsung membuka bank soal matematikaku..

Hahaha..

Nangis, dulu nangis waktu baca

“Maaf anda belum berhasil di jalur SNMPTN Undangan”

Tapi, ngga lama kemudian, aku segera menghapus air mataku..

Dan berusaha cuek, berusaha menyadari bahwa sebenarnya aku tidak pernah mendaftar SNMPTN Undangan ini, hehe. Hiburan yang praktis bukan?

Kemudian menerima telepon dari Budhe..

Justru kata-kata penyemangat yang bikin aku nangis waktu itu

Hari itu, 17 Mei 2011..

Pemantapan hati mengenai Allah menguji hambaNya dengan kesabaran..

Allah tidak memanjakanku dengan segala kemudahan..

Allah mengajarjanku untuk bekerja keras..

Bukan berarti yang diterima tidak bekerja keras..

Mereka tetap bekerja keras selama tiga tahun..

Dan aku harus lebih bekerja keras lagi..

Iya kan, ya Allah?

Hehehe.

Dan itu, sudah setahun yang lalu…

#ToBeContinue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s