Uncategorized

Tiga Puluh Satu Mei Dua Ribu Sebelas

 

Masih, masih terasa banget. 31 Mei 2011. Berangkat Shubuh dari rumah, menuju IAIN Sunan Ampel. Mengikuti sebuah ajang kompetensi taraf nasional. SNMPTN tulis *ngiik ngook*

Memasuki ruang ujian, kudapati bangku paling belakang, di bawah letak jam dinding persis. *deg deg deg, semoga jamnya ngga ambruk*

Ada hal-hal yang menyedihkan sekaligus lucu bila diingat, diantaranya :

#Kepleset di masjid yang baru di pel

#Lupa membawa KTP

#Petugas yang menuduhku menggunakan headset (karena bentuk kerudung dan jilbabku saat itu kali ya) jadi sepanjang tes berlangsung sang petugas di sampingku, ada bagian dimana beliau seperti setengah jongkok dan mengira bahwa aku sedang menunggu jawaban. ah andai saja aku bisa merekam dalam bentuk video. pasti bisa jadi salah satu hiburan kocak dikala sedih. hahaha.

#Saat mengerjakan soal TPA, agak kaget karen jauh dari prediksi. ditambah soal bahasa Inggris yang ada Text A dan Text B. haahaa, anehnya saat itu aku tetap menjawab soal yang sebenernya aku ngga yakin sama jawabannya. Kalau aku harus mengikuti kata hatiku bahwa aku ngga yakin sama pilihan jawabankubisa-bisa soal bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris akan tak kujawab sama sekali. Hahaha.

#Pulang harus nyasar kemana-mana, dikarenakan macet di sepanjang Jl. Ahmad Yani Surabaya

Hal-Hal yang mengharukan, sangat mengharukan bagiku adalah…

*Hari-hari menjelang SNMPTN, Mama selalu support aku dengan cara beliau yang khas. Support yang tidak menekan.

Adek, adek sudah usaha dan berdoa maksimal, apa lagi yang adek ragukan ke Allah?

Adek, dimanapun adek kuliah nanti, Ibu yakin itu yang terbaik buat adek, buat kita semua

Dan, Mama mengiyakanku ketika aku meminta dengan sangat agar setelah Ujian SNMPTN selesai, Mama tidak menanyakanbagaimana. 

Aku masih ingat ketika aku mencium tangan beliau, dan Mama mencium kedua pipiku di Masjid IAIN.

Dan Bapak, sosok yang selalu membesarkan hatiku kapanpun dan dimanapun beliau berada.

Dua makhluk kiriman Allah yang luar biasa, yang selalu mendoakan buah hatinya di sepertiga malam terakhir.

Mamah, Bapak, terima kasih..

Alhamdulillaah

#Mbak Anin, the best sister that i have. Jujur, adek sangat terhibur dengan kedatangan Mbak Anin ke Gresik menjelang SNMPTN. Ah sudah berapa kali adek merepotkan Mbak Anin berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru ini. Mbak Anin, sosok yang rela datang mensupport adek padahal tanggal 2 Juni ada Ujian. Mbak Anin, maafin adek. Sudah banyak sekali merepotkanmu, dan membebanimu, membuatmu khawatir. Maaf.

ada sebuah dialog semalam sebelum snmptn. .

Mbak Anin : Dek, pokoknya harus realistis, harus siap menerima segala takdir yang diberikan Allah

Adek : (Angguk-Angguk). Kalo… misalnya… tahun ini ternyata adek belum diterima.. adek.. harus.. gimana ya enaknya? (terbata-bata)

Mbak Anin : Ya udah ngga apa-apa, disyukuri, Alhamdulillaah, berarti adek ada kesempatan lain, boleh mondok, boleh les, boleh les bahasa Inggris.

Adek : Seandainya, ternyata adek diterima di pilihan kedua, ikut lagi kah?

Mbak Anin : Terserah. Kalo Anin jadi Adek, enggak. Kenapa? Karena jurusan yang adek piliha itu sama, tinggal bagaimana adek memanfaatkan dan mengolah kemampuan adek, juga usaha adek untuk jadi apa yang adek impikan

Adek : Makasih Banget, Mbak Anin..

Sampai sekarangpun, aku masih ingin mengucapkan terima kasih padamu, Avina Anin Nasia..

Saat itu, adek merasa hubungan kita sangat dekaat dan teduh..

menyisakan air mata haru yang menyelip di mataku yang sengaja kupejamkan. adek kira air mata itu akan tertahan oleh penutupan kelopak mata adek, tapi, ternyata tekanannya lebih kuat, sehingga menembus hingga membasahi pipi adek

Mbak Anin, terima kasih banyaak, adek akan berdoa yang terbaik untukmu..

Kau juga harus tetap berjuang disana ya🙂

#SMS dari teman-teman, dan juga tagged post dari salah seorang sahabat. Ah iya, aku membacanya dengan menahan kebahagiaan sekaligus ada sedikit sesak dalam hatiku, terima kasih atas doa dan semangat yang kalian berikan saat itu, hingga saat ini🙂

Aku juga selalu berharap kesuksesan kita semua dalam menempuh ujian kehidupan, baik itu soal kuliah, persoalan batin, dan permasalahan-permasalahan yang lebih pelik lagi. Semoga Allah selalu menuntun kita menuju sebuah kebenaran🙂, Insya Allah

sumber gambar : http://www.google.co.id/imgres?um=1&hl=id&client=firefox-a&sa=N&rls=org.mozilla:en-US

#To Be Continue🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s