Uncategorized

akhirnya berjumpa jugaa :D

 

Hari itu, Senin, 24 September 2012 saya hampir saja tidak berangkat kuliah, setelah mimpi buruk keyboard rusak dan tangan terkilir, bangun-bangun badan panas dan flu berat. Kuliah pagi. Jam 7.20 saya belum mandi, padahal kuliah jam 8. Itu miris sekali. Tapi, entah mengapa saya menyayangkan bila harus tidak masuk kuliah karena mata kuliah pagi ini adalah Perkembangan. Akhirnya, pilihan saya adalah segera mandi, memakai baju dan kerudung seadanya, dan segera berangkat kuliah.

yap. saya memilih berangkat kuliah


Pilihan yang sangat tepat, karena materi perkembangan kali ini sangat menyenangkan. Teori emosi pada anak-anak🙂 bersama Bu Mima. Ternyata, senyum dan tawa anak-anak bukan hanya jadi obat bagi kedua orang tuanya, tapi juga siapapun yang melihatnya. Hehehehe🙂 Setelah selesai kuliah perkembangan, kepala masih pusing, pilihannya ada dua, pulang ke kos, atau isitirahat di mushola. Lagi-lagi saya memilih istirahat di mushola.

saya memilih di mushola

Setelah sholat dzuhur, saya mendapat sms dari wanda kalau ada salah satu dosen terbaik (versi valina). Saya menerima sms itu hanya mesem doang, dan mbatin..ini anak kok ya lucu banget guyonannya…agak alay pula smsnya…Iya, walaupun saya kagum banget sama dosen muda dan produktif ini, tapi ya realistis laah, beberapa hari yang lalu (lebih tepatnya 28 hari yang lalu -_-) saya dapet email dari beliau kalau beliau sudah di Jakarta dan akan berangkat tanggal 28 September. Kemudian, Yanda datang ke mushola dan ia bercerita bahwa ia berjumpa dengan Pak Ardi. Saya jadi heran sendiri.temen-temen ini ngerjain saya apa beneran beliau di Surabaya sih -_-“.Saat itu saya baru saja bangun tidur dan merapikan kerudung sambil masih tidak percaya bahwa pak Ardi masih di kampus Psikologi Unair. Sempat terlintas, boleh dong ya, sebelum beliau berangkat ke Poland kami bisa berbincang-bincang sedikit, karena selama ini kami hanya berbincang-bincang dalam dunia maya, plus ngobrol sekali pas kuliah yang bahas Sung Ha Jung kala itu. Dan sudah dipastikan bahwa beliau lupa kalau mahasiswa yang nanggepin kisah Sung Ha Jung darinya itu saya. Hahaha. Tapi, saya urung niatan untuk pergi ke ruang dosen, karena kepala saya pusing tidak tertahankan lagi…dan kembali menduga kalo Yanda ini juga becanda sama seperti smsnya Wanda. Baru beberapa menit merebahkan diri lagi, tiba-tiba ada sms dari subjek penelitiannya Bu Meta agar segera memberikan sebuah barang. Sementara, barang-barang itu ada di Etude. Baiklah, saya turun ke lantai satu untuk mengambil barang-barang itu.

saya memilih turun langsung, tidak menunda

Beberapa saat kemudian, saya sampai di Etude Psikologi. Saya masuk dan mencari mbak Visi yang menurut saya, dia adalah pimpinan asisten peneliti hehehe. Tapi, karena mbak Visi tidak ada, saya celingukan mencari mbak-mbak yang lain barangkali ada yang tahu keberadaan barang itu. Sembari menoleh ke kanan dan ke kiri, dan melihat sekumpulan mbak-mbak angkatan 2009, saya melihat seorang dosen yang sedang beristirahat sambil memainkan HPnya, saya kedipkan mata berkali-kali, tidak salah lagi, Pak Ardi. Ternyata, dari tadi saya tidak percaya dengan sms wanda, juga pernyataan yanda, benar-benar melihat beliau di depan mata saya. saya bingung harus bagaimana. Tapi, setelah saya pikir-pikir lagi, mungkin ini kesempatan terakhir di tahun 2012 untuk berjumpa dengan beliau secara langsung, setelah itu, 4 tahun mendatang, insyaAllah saya sudah lulus (aamiin), dan mungkin juga tidak menetap di Surabaya, begitu juga dengan beliau yang sudah menyandang gelar doktor bersama istri dan anak-anaknya heheheh :”), dan FIX, akhirnya saya sapa beliau

Saya : “Lhoooh, Pak Ardi :D” *membungkukkan badan*

Pak Ardi : *memindahkan posisi duduk* “Sebentar…sebentar.. ini.. Vaa..Li..Na.. bukan?”

Saya : “Yaaa benar sekali, Pak. Ya Allaaah, apa kabar, Pak? Ada apa kok ke Surabaya lagi”

Pak Ardi : “Iya ini ngurus sesuatu hahaha. Piye kuliahe?”

Saya : “Alhamdulillaah, ngga tahu Pak, mohon doanya, agak keteteran sebenernya. Kapan berangkat ke Poland, Pak? Ngga jadi tanggal 28?”

Pak Ardi : “tanggal 2 Oktober, Val.”

Saya : “Waaaah, semangat Pak Ardi”

Pak Ardi : “oh iya sip sip..kamu juga nak”

Hampir saja lupa tujuan saya, mengambil barang buat subjek penelitian Bu Meta. Alhamdulillah, temannya mbak Visi segera menyerahkan barang itu pada saya. Saya segera pamitan, dan kembali ke mushola, dengan bahagia tentunya. Iya, yang bikin senang adalah akhirnya beliau tahu saya, hehehe. bukan lewat yahoo messengger, tapi tahu langsung. Hehehe.  alhamdulillah hari itu saya memilih pilihan yang tepat sejak awal, melawan rasa sakit dengan berangkat kuliah, memilih beristirahat di mushola, dan terlebih lagi, disaat kepala pusing harus ke Etude di lantai 1, yang ternyata berujung pada perbincangan singkat saya dengan salah satu dosen terbaik saya, Bapak Ardi :”D. Semangat kuliah, Pak😀 *semangat juga buat saya tentunya*😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s