Uncategorized

Bisa, InsyaAllaah!

 

Amanah. satu lagi, kepercayaan itu bukan untuk disia-siakan, tapi jadikan amanah itu sebagai salah satu media bagi diri kita untuk selalu memperbaiki diri. Berat? Ya, lagi-lagi relatif. Tergantung, kita ingin menganggap amanah ini sebagai beban, atau tantangan. Allah menuntun hamba-Nya untuk bekerja keras dan berusaha. Dan Allan menguji kita dengan kesabaran. Sabar dalam bersikap, sabar dalam belajar. Sabar atas ujian dari-Nya, bersyukur atas rezeki dari-Nya. 

”Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang padamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Kapankah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

(QS. Al-Baqarah:214).

Ya.  Pertolongan Allah sangatlah dekat, jadi tak perlu ragu menggenggam lembut dan menjalankan amanah ini. Allah bersama kita, di jalan kebaikan, di jalan kebenaran , insya Allah.

Tidak pantas dengan amanah ini? Ya sudah, ayo sama-sama memantaskan diri, belajar.  Dengan menggenggam amanah ini, tentu menjadi motivasi untuk semakin rajin dalam menimba ilmu. Sama-sama belajar. Karena sebaik-baiknya manusia, adalah yang mampu memberikan manfaat bagi sesama. Bismillah, insyaAllah sanggup.🙂

special thanks to mbak Anin (yang selalu rajin menggebrak semangat untuk selalu memperbaiki diri), mbak Shona, Nurul Hikmah, Nisa’ dan Mbak Ika Wiwit🙂

15 Maret 2013, Valina. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s