Uncategorized

Memanjakan dan Memaklumi

Terkadang, saya merasa sedang memanjakan diri saya sendiri tiap kali berkata pada diri sendiri, “ini nggak bisa dipaksain. ngga bisa”. Padahal, seharusnya bisa saja kok memaksakan diri untuk berbuat lebih baik, minimal untuk kebaikan diri sendiri, syukur alhamdulillah kalau bisa menebarkan kebaikan untuk yang lain. Nggak selamanya memaksakan diri itu bentuk negatif, dan nggak semua bentuk memaksakan diri adalah keterpaksaan.

Terkadang, saya masih memaklumi diri saya sendiri, yang terkadang masih sering balik kucing alias terlalu sering melihat spion saat berkendara, akhirnya yang depan nyaris terbengkalai. Iya, terkadang masih sering memaklumi diri dengan, “ya udah deh, ngga apa-apa, namanya juga proses”. Iya, justru karena selalu berproses, maka seharusnya tidak ada yang berjalan mundur sambil merasa masih berada di masa yang berlalu. 

Insight di bulan November 2013 ini salah satunya adalah mengurangi memanjakan dan memaklumi diri sendiri. :’) Oke ya, Val? :”)

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS Ar-Rad :11

30 November 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s