Keluarga

Untuk Kesekian Kalinya :’)

 

Mama itu hampir selalu peka. Di saat-saat seperti ini, Ibu saya hampir selalu memberikan pesan singkat yang menunjukkan kekhawatiran beliau. :’)

Mama, motivator terbaik dalam segala hal, dalam perjalanan menuju tahap perkembangan Erikson yang sesuai dengan usia kronologi saya #eh, terutama yang selalu memberikan semangat untuk tetap mempertahankan impian melanjutkan studi program profesi, bahkan, Mama pula, yang menumbuhkan impian-impian di masa silam yang katanya bisa jadi diwujudkan di program profesi :’) aih, Mama.. :’)

Terima kasih… :’)

Iya, di saat-saat seperti ini, membaca sms berisi doa Ibu untuk anak-anaknya adalah hal yang membahagiakan dan melegakan :’)

Begitu pula dengan Bapak. Di balik gaya bahasa formal yang nyaris tidak pernah lepas dari dirinya, Bapak selalu memberikan pesan-pesan yang bermanfaat, mendoakan putri-putrinya diberikan kelancaran studi dan jodoh yang mampu membimbing putri-putrinya di masa mendatang, untuk mencapai ridho Allaah. :’)

Bapak, yang selalu jadi alarm terbaik di sepertiga malam.. :’)

Alhamdulillaahirobbil’alamiin :’))

Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan, Valina? :’)

 

Surabaya, 7 Januari 2014

Valina Khiarin Nisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s