Uncategorized

Sebuah Keputusan #1

Jika kembali mengingat beberapa waktu terakhir, lebih tepatnya postingan pertama mengenai Refleksi Semester 1. Saya ingat benar, ketika itu Naili Khadijah, salah satu sahabat terbaik saya menanyakan, “kenapa nggak menargetkan 3,5 tahun, Lin?”. Dan saya menjawab dengan mantapnya, “InsyaAllaah 4 tahun Nel, rencana mau ikutan beberapa kegiatan kampus semester dua ini.”
Tidak terlalu berpikir panjang ketika menjawab pertanyaan itu, dulu. Saat ini, setelah refleksi semester 5, setelah berbincang dengan kedua orang tua, harapan kedua orang untuk bisa lulus tepat waktu. Di sini bisa saya artikan dua poin. Poin pertama, lulus tepat waktu sesuai kurikulum Fakultas Psikologi. Poin kedua, lulus tepat pada waktunya. Ini luas sekali pemaknaannya. Tapi, sepertinya yang dimaksud kedua orang tua saya adalah poin pertama, lulus tepat waktu sesuai kurikulum. :)) 

Jujur saja, saya ini manusia yang sangat dipengaruhi oleh motivasi eksternal, ketimbang internal. Menurut saya sih. Tiba-tiba keinginan untuk lulus tepat waktu sesuai kurikulum muncul dalam benak saya, tepatnya mengawali semester empat. Diam-diam saya kagum dengan kegigihan 4 orang angkatan 2009 yang berhasil menempuh S1 selama 3,5 tahun. Semakin menjadi ketika di pertengahan semester 5, kemudian menurun tajam di akhir perkuliahan semester 5. Oh, betapa labilnya saya ini ya. Saya sadar, keinginan ini tidak terlalu kuat. Yang saya pikirkan ketika bisa lulus tepat waktu sesungguhnya adalah menyelesaikan satu amanah, untuk menjalankan amanah lain yang saya inginkan, hm.🙂 Begitu. Jadi lebih kepada keinginan untuk tidak menunda-nunda komitmen kuliah. Jika memang mampu, kenapa tidak? Begitu kan?

Tapi ini penyakitnya Valina, terkadang masih abu-abu menilai kemampuan sendiri. Akhirnya sedikit ragu dalam melangkah. :’) Tapi, sesungguhnya hati kecil saya berkata, mau lulus berapa tahun, asalkan ilmunya nyantol dan bermanfaat untuk masyarakat, kenapa harus terburu-buru? Hehehe. Tapi Ibu saya selalu menasehati saya untuk paling tidak memiliki target waktu kelulusan, kembali lagi, sebagai bentuk komitmen. Yeah, saya manut sama beliau. :))

Keinginan ini pun seakan nyaris terhenti ketika menghadapi suatu kenyataan bahwa syarat pengambilan skripsi adalah lulus mata kuliah seminar. Ya, lulus, artinya tidak bisa diambil bersamaan dengan skripsi seperti tahun-tahun lalu, begitu lah kira-kira. Jadi, jika saya benar-benar memiliki keinginan untuk lulus tepat waktu sesuai kurikulum, maka ambillah seminar. Namun, ini bukan hanya bicara soal keinginan, melainkan juga kemampuan. Jujur saja, sampai detik ini, saya belum memiliki judul untuk skripsi saya. Belum tahu menggunakan penelitian kualitatif ataupun kuantitatif. Dan hei, saya sungguh tidak ingin bermain-main dengan mata kuliah seminar. Harapan saya, ketika nanti sebuah judul muncul di dunia ini, akan menjadi judul yang berlanjut ke skripsi. Satu untuk selamanya. Hehe. Iya, khusus keinginan yang satu ini memang dari lubuk hati yang terdalam. 

Baiklah, masih ada hari esok. Setidaknya saya masih ada waktu 2-3 hari untuk memutuskan. Terlepas dari lulus tepat waktu sesuai kurikulum atau tidak sesuai kurikulum, tentu semua punya sisi positif dan negatif. Tapi, saya lebih mengapresiasi untuk keduanya. Lulus tepat waktu sesuai kurikulum, artinya pertanggungjawaban dan komitmen mahasiswa terhadap kurikulum fakultas cukup baik. Lulus tidak sesuai kurikulum, ada banyak kemungkinan. Bisa terlibat komitmen organisasi, aktivitas lain, dan juga kemampuan. Yeah, bagi saya keduanya tetap baik, selama punya niat yang baik, semangat belajar, doa, dan tawakkal. 

Di luar harapan kedua orang tua saya, mereka tetap mendukung segala keputusan saya 2-3 hari mendatang.🙂 Saya yakin itu🙂

Jadi bismillah, semoga apapun keputusan yang saya ambil esok hari, adalah keputusan terbaik dan dikuatkan untuk menjalani pilihan tersebut. Aamiin

Semangat!

 

16 Februari 2014

Valina Khiarin Nisa

 

10 thoughts on “Sebuah Keputusan #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s